520865107_bcb9ea3961

Generasi Pelangi

Postingan kali ini saya akan mencoba menganalogikan/ mentafsirbebaskan (meminjam istilah salah seorang sahabat) sesuatu hal. Ada yang bilang semua hal bisa diambil sisi positifnya untuk diperlajari, dan hal ini pernah diajarkan oleh Murobbi saya jaman SMA, beliau pernah mentausiyahkan tentang pohon Pisang. Tausiyah tersebut intinya menceritakan bahwa berbagai bagian dari pohon Pisang bisa bermanfaat, maka jadilah pohon Pisang yang setiap bagian dari fragmen kehidupan kita bisa bermanfaat untuk orang lain. Jika pohon pisang bisa ditafsirkan, kenapa yang lainnya tidak? Saya mau sedikit bercerita tentang pelangi dari sudut pandang saya, apakah kita bisa mengambil pelajaran dari sifat pelangi? Silahkan klik “Read More” jika tertarik untuk membacanya.

“Pelangi ada setelah ada hujan sebelumnya”
Pelangi saya analogikan sebagai kepribadian seseorang. Pelangi menggambarkan kepribadian yang ceria dan memberikan keceriaan, sekalipun sebelumnya ada badai yang sangat dashyat. Kepribadian pelangi juga bisa diartikan hanya bisa didapatkan dari berbagai ujian berat yang telah dilalui.

“Berbagai spektrum warna pelangi terpadu dalam satu pita”

Semua warna ada, tanpa terkecuali, menggambarkan betapa kepribadian pelangi cinta akan persatuan, warna yang seimbang satu sama lain menggambarkan keadilan dalam bertindak.


“Pelangi tidak ada ujungnya”

Yap! semangat pribadi pelangi yang tanpa ada ujungnya, sekalipun orang-orang berusaha mengejar dan mencari titik putus asa dari sang pelangi, mereka tidak menemukannya!

“Pelangi pada dasarnya ialah uap air yang berkolaborasi dengan udara.”

Kepribadian pelangi laksana air yang bersifat menenangkan dan seperti udara yang senantiasa bermanfaat untuk orang lain tetapi tidak meminta imbalan.

Sebenarnya lebih banyak lagi sifat-sifat pelangi yang bisa kita jadikan pelajaran, nah, untuk kali ini saya mempersilahkan pembaca untuk menambahkan postingan kali ini dengan berbagai sifat positif pelangi yang bisa kita terjemahkan sendiri dan kita tiru. Silahkan tambahkan di comment dan tak ada salahnya mencoba memiliki dari sifat-sifat pelangi, dan menjadi generasi pelangi yang mewarnai dunia ini dengan keceriaan untuk semua orang.

Categories: Opini, Tausiyah

7 comments

  • [niken]

    indahnya pelangi tidak akan terlihat bila kita tidak mau menatap ke langit saat hujan usai.
    (silakan artikan sendiri)
    ~maap klo bukan analogi ttg ‘pelangi sebagai suatu benda’, tapi msh berhubungan sama pelangi kan..

    kata mas vidi aldiano ttg pelangi: “kini ku bagai menanti datangnya pelangi di malam harii yang sepiiiii”

  • topan bayu

    kehadiran pelangi selalu membuat orang-orang yang melihatnya tersenyum akan keindahannya, begitulah seorang muslim seharusnya, kehadirannya membawa kebahagiaan dan kebermanfaatan bagi orang2 di sekitarnya..

  • fajri ajah

    pelangi itu suatu yang dicari setiap orang setelah hujan,, itu artinya kita harus jadi orang yang dicari ketika ada berbagai masalah,, jangan hanya mencari orang lain dan bergantung padanya,, hmmm

    nais post gan,, cek kulkas gih,, hehehe

  • lutfiprayogi

    bagus banget Jar tulisannya. sungguh.

    pelangi..
    bukan sesuatu yang nyata ada (dapat dipegang, disentuh, dll), tapi dapat dinikmati keindahannya.

    begitulah kebaikan, kejujuran, keadilan, dll..

    :)

  • fajri ajah

    si ashley malah nyanyi,, langsung inget vidio klip lo shley,, hahayyy

    batang pisang buat janur tau shley,,
    trus buat jadi bantalan kepala saat mandiin jenazah (bantalan kepala jenazahnya,, bukan yang mandiin…)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>