Ikan

Ikan, Laron dan Semut

Sumber gambar : flickr.com

Kali ini saya akan menulis sebuah lirik lagu nasyid yang inspiratif. Judulnya “Ikan, Laron dan Semut” ciptaan grup Nasyid “Fatih”. Pemenang Festival Nasyid Indonesia tahun 2005 klo gak salah. 

Lagunya ada di sini.

Berikut liriknya:
*)
Aku senang, aku senang
Tapi bingung, aku bingung
Aku senang, aku senang
Tapi heran, aku heran..

Dan akupun bertanya..
Pada semua ikan di kolam
Tiadakah kau bosan, disitu…
Dan diapun menjawab,tiada bosan
Walau berada di tempat sekecil ini
Karena ku di sini, setiap hari, bersama Tuhanku

Dan akupun bertanya..
Pada laron-laron berterbangan
Kenapa kau hidup semalam…
Dan Iapun menjawab,Tiada tersiap..
Walau hanya semalam aku hidup di dunia
Karna dalam semalam..
aku hidup, Ku sebut Tuhanku…
back to *)

Dan akupun bertanya..
Pada semut-semut di sarangnya..
Tidakkah kau merasa lelah bekerja…
Dan Dia pun menjawab, Tiada lelah..
Walau sepanjang hidup aku terus bekerja,
Karna setiap saat dalam bekerja, bersama Tuhanku..

Dan ikanpun menjawab,tiada bosan
Walau berada di tempat sekecil ini
Karena ku di sini, setiap hari, bersama Tuhanku

Dan laronpun menjawab,Tiada tersiap..
Walau hanya semalam aku hidup di dunia
Karna dalam semalam,aku hidup, Ku sebut Tuhanku…

Dan semutpun menjawab, Tiada lelah..
Walau sepanjang hidup aku terus bekerja,
Karna setiap saat, dalam bekerja, bersama Tuhanku..

Dan aku bertanya, pada jiwaku
Sejauh apa…hidup tanpa Tuhanmu
Dan aku bertanya, pada hatiku
Sedalam (selama) apa…hidup tanpa Tuhanmu
Dan aku bertanya, pada diriku
Sekeras apa… kerja tanpa Tuhanmu (3x)

(Ikan, Laron dan Semut –by: FATIH)
Sumber lirik : http://liriknasyid.com/index.php/lirik/detail/2898/fatih-ikan-laron-dan-semut.html

Tuhanmu di lagu ini tafsiran saya, Tuhan sang munsyid (penyanyi) juga, Allah SWT. Menggunakan kata “Tuhanmu” untuk menggambarkan kondisi bahwa sang munsyid sedang jauh dari Allah SWT. Begitulah setiap makhluk di alam semesta ini berdzikir kepada Allah SWT, hanya saja kita tidak mengerti bahasa yang mereka gunakan untuk berdzikir.
Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.
(QS. Al Israa : 44)

Categories: Introspeksi, Musik

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>